Niatnya Cuma Mau Pakai Softlens Biar Makeup Lebih “On”, Malah Jadi Sadar Pentingnya Menjaga Mata
![]() |
| generate with chat gpt image |
Sebagai beauty enthusiast, ada satu hal yang hampir
tidak pernah aku skip kalau lagi full makeup, apalagi kalau bukan softlens.
Buatku, softlens itu bukan sekadar pelengkap tapi justru
jadi “kunci” supaya keseluruhan look makeup terasa lebih hidup. Mau makeup-nya
simpel atau bold, rasanya selalu ada yang kurang kalau belum pakai softlens.
Dan aku baru saja beli softlens dengan warna yang lagi
sering muncul di TikTok. Natural, tapi tetap bikin mata kelihatan lebih “pop”.
Seperti biasa, aku langsung tidak sabar mencobanya.
Saat makeup udah selesai dan softlens sudah terpasang,
aku ngaca sebentar, lalu refleks ambil HP.
“Cakep juga hari ini,” gumamku sambil buka kamera
depan.
Lantas satu selfie yang ku jepret jadi tiga, lalu tiga
menjadi sepuluh dan seperti biasa, ujung-ujungnya masuk ke TikTok dengan alasan
“cuma sebentar kok scrolling dikit aja siapa tau dapat ide makeup look baru,”.
Padahal kita semua tahu, “sebentar” versi TikTok itu
definisinya seperti apa hehehe.
Satu video, scroll lanjut satu lagi, scroll lagi
hingga tanpa sadar, hampir satu jam berlalu.
Aku lanjut nonton review makeup, skincare, sampai
random vlog yang entah kenapa tetap ditonton sampai habis. Posisi masih sama
duduk, pegang HP, mata fokus ke layar ponsel.
Sampai akhirnya aku berkedip karena mata terasa
sedikit aneh sebab bukan sakit tapi gak nyaman seperti ada yang mengganjal.
Aku mencoba berkedip beberapa kali dan “Ah, paling
karena kelamaan lihat HP,” pikirku.
Aku lanjut scroll dan beberapa menit kemudian, rasa tak
nyaman itu datang lagi.
Kali ini lebih terasa karena mata mulai terasa sepet
dan kering. Saat kembali menatap layar ponsel, rasanya cepat lelah. Yang bikin
aku mulai tidak nyaman, sensasinya terasa lebih jelas karena aku sedang pakai
softlens.
Biasanya aku bisa pakai softlens seharian tanpa
masalah tapi kali ini, baru beberapa jam saja sudah terasa berbeda.
Aku masih lanjut scroll dan masih bilang ke diri
sendiri, “satu video lagi” sampai akhirnya aku berhenti sendiri karena jujur
saja, sudah tidak nyaman. Aku lantas menutup mata sebentar, lalu menarik napas.
Aku akhirnya memutuskan untuk lepas softlens lebih cepat dari biasanya. Jujur agak kesal, sih karena rasanya sayang sudah dandan, sudah niat pakai softlens biar look-nya maksimal, tapi malah tidak bisa dipakai lama.
Dari situ aku mulai kepikiran, kenapa ya bisa begini?
Lantas aku mencari tahu kenapa mataku bisa terasa tak
nyaman seperti itu. Dari beberapa artikel kesehatan yang kubaca, aku baru tahu
kalau terlalu lama menatap layar bisa membuat frekuensi berkedip menurun.
Akibatnya, permukaan mata menjadi lebih cepat kering
dan muncullah rasa sepet, perih, atau mata cepat lelah seperti yang kurasakan
tadi di kantor. Aku langsung mengangguk sendiri sambil bergumam dalam
hati, “oh pantas saja”.
Ditambah lagi, saat pakai softlens, mata memang butuh
perhatian ekstra. Kalau kondisi mata sudah mulai kering, penggunaan softlens
bisa membuat rasa tidak nyaman jadi lebih terasa.
Dan di situlah aku mulai sadar masalahnya bukan cuma
karena softlens tapi juga karena kebiasaanku sendiri.
Aku tetap pakai softlens, tetap nonton TikTok, tetap
scroll, tetap bikin konten—karena jujur saja, itu semua bagian dari hal yang
aku suka.
Tapi sekarang aku lebih “aware” dan mulai membiasakan
diri untuk jeda sebentar dari layar. Kadang cuma lihat ke arah lain beberapa
detik, kadang sengaja menutup mata sebentar. Kedengarannya sepele, tapi
ternyata cukup membantu.
![]() |
| dokumentasi pribadi penulis |
Selain itu, aku juga lebih rutin minum air putih
supaya tubuh tetap terhidrasi, termasuk mata dan satu hal lagi yang sekarang
selalu ada di pouch makeup ku yaitu #InstoDryEyes.
Memilih menggunakan Insto juga kulakukan bukan tanpa
alasan, sebab saat mencari referensi produk yang bisa membantu meredakan gejala mata kering dan tak nyaman, rekomendasi yang kutemukan, memantapkan aku untuk
mencoba Insto Dry Eyes.
![]() |
| dokumentasi pribadi penulis |
Dari informasi yang kubaca di kemasannya, kandungan utama Insto Dry Eyes adalah hydroxypropyl methylcellulose (juga dikenal sebagai hypromellose) sebanyak 3,0 mg.
Fungsi utamanya sebagai air mata
buatan dimana zat aktif hydroxypropyl methylcellulose bekerja
dengan meniru fungsi air mata alami. Termasuk membantu mengatasi mata lelah dan
meringankan mata kering yang timbul karena terlalu lama menatap layar
komputer/gawai Harganya pun cukup terjangkau, kurang lebih
sekitar Rp18.000.
Beberapa kali saat mata mulai terasa sepet atau tidak
nyaman, aku menggunakan Insto Dry Eyes sesuai petunjuk penggunaan. Yang aku
rasakan, mata jadi terasa lebih lembap dan nyaman, jadi aku bisa lanjut
beraktivitas tanpa terus terganggu karena aku
sadar #MataSePeLeJanganSepelein.
![]() |
| generate with chat gpt image |
Sejak lebih peduli dengan hal-hal kecil seperti ini,
aku jadi merasa aktivitas sehari-hari jauh lebih nyaman. Lega rasanya karena
akhirnya bisa lepas dan #BebasMataKering.
Karena ternyata, secantik apa pun makeup kita,
senyaman apa pun softlens yang kita pakai, semuanya tetap butuh satu hal yang
sama yaitu mata yang sehat dan terasa nyaman.
Yuk sudah waktunya mulai lebih peduli dengan kesehatan
mata supaya kita bisa tetap melakukan aktivitas harian maupun kesukaan dengan
nyaman tanpa gangguan.


.jpeg)

Posting Komentar