Cara Mengatasi Alergi Sunscreen

Daftar Isi

penyebab alergi sunscreen

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat berdampak buruk pada kulit, seperti penuaan dini, kerusakan kulit, atau bahkan risiko kanker kulit. Maka untuk melindunginya sangat disarankan untuk menggunakan sunscreen.

Namun, pada beberapa keadaan ada kasus di mana seseorang bisa mengalami alergi atau iritasi kulit akibat penggunaan sunscreen.

Lantas jika begini, apa yang perlu dilakukan?

Lewat artikel ini, akan dibahas tindakan yang perlu diambil jika kamu atau orang disekitarmu mengalami alergi sunscreen.

Yuk disimak. Semoga bermanfaat.

1. Mengidentifikasi Gejala Alergi Sunscreen

Pertama-tama, penting untuk dapat mengidentifikasi gejala awal dari alergi sunscreen. Gejala alergi sunscreen bisa bervariasi dari orang ke orang, tetapi beberapa gejala umum meliputi:

  1. Ruam kulit
  2. Gatal-gatal
  3. Kemerahan kulit
  4. Pembengkakan atau bengkak
  5. Kulit terasa panas atau terbakar
  6. Jerawat atau bintik-bintik

Jika kamu mengalami salah satu atau beberapa gejala ini setelah menggunakan sunscreen, maka kemungkinan besar kamu mengalami reaksi alergi.

2. Hentikan Penggunaan Sunscreen Segera

Langkah selanjutnya yang harus diambil saat kamu merasa alergi terhadap sunscreen adalah menghentikan penggunaannya segera. Jika mungkin, cuci sunscreen dari kulit kamu dengan lembut menggunakan air suhu ruang dan mengalir. Jika memungkinkan gunakan sabun. Ini akan membantu menghilangkan zat-zat yang mungkin menyebabkan alergi dari kulitmu.

3. Cari Tahu Bahan yang Menyebabkan Alergi

Berikutnya, cobalah untuk mengetahui bahan atau komponen dalam sunscreen yang mungkin menyebabkan reaksi alergi pada kulitmu. Sunscreen mengandung berbagai bahan, termasuk zat aktif yang melindungi kulit dari sinar UV dan bahan tambahan seperti pewangi, pengawet, atau pengental. Periksa daftar bahan pada kemasan sunscreen dan catat semua bahan yang mencurigakan.

4. Konsultasikan dengan Dokter atau Ahli Kulit

Jika gejala alergi tidak mereda atau bahkan semakin parah setelah menghentikan penggunaan sunscreen, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kulit. Dokter akan  membantu kamu mengidentifikasi bahan penyebab alergi dan memberikan saran tentang perawatan lebih lanjut.

5. Pilih Sunscreen Hypoallergenic

Jika kamu memang terbukti mengalami alergi sunscreen, sebaiknya pilihlah produk yang dirancang khusus untuk kulit sensitif atau yang dikenal sebagai "hypoallergenic." Produk sunscreen hypoallergenic cenderung bebas dari bahan-bahan yang umumnya menyebabkan alergi kulit. Selalu periksa label produk untuk memastikan bahwa produk tersebut benar-benar hypoallergenic.

Baca Juga : Rekomendasi Sunscreen Spf 50 yang Bagus

6. Lakukan Uji Patch

Sebaik tindakan pencegahan lainnya, jika kamu ingin mencoba sunscreen baru setelah mengalami alergi, lakukan uji patch terlebih dahulu. Oleskan sedikit sunscreen di area kecil kulit, seperti pergelangan tangan, dan biarkan selama 24 jam. Jika tidak ada reaksi alergi yang muncul selama periode ini, kemungkinan besar produk tersebut aman untuk digunakan pada seluruh kulit.

7. Pertimbangkan Alternatif Pelindung Matahari Lainnya

Jika kamu masih tidak nyaman menggunakan sunscreen, ada alternatif pelindung matahari lainnya yang bisa kamu pertimbangkan untuk digunakan. Mulai dari :

  • Pakaian perlindungan matahari, seperti kaos lengan panjang dan topi lebar.
  • Kacamata hitam dengan UV protection.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung pada saat puncak intensitasnya, yaitu diantara pukul 11:00, 12:00, 13:00, 14:00.

8. Perhatikan Kesehatan Kulit Secara Teratur

Terlepas dari apakah kamu alergi sunscreen atau tidak, perawatan kulit yang baik selalu penting. Pastikan untuk menjaga kulit kamu tetap sehat dengan menjaga kelembapan, membersihkannya secara lembut dan melindunginya dari paparan sinar matahari berlebihan.

Baca Juga : Urutan Skincare Pagi yang Dianjurkan Biar Kulit Terawat

9. Terakhir Ingatkan Diri Sendiri akan Risiko Paparan Sinar Matahari

Terakhir, selalu ingatkan diri kamu atas risiko yang dapat ditimbulkan oleh paparan sinar matahari berlebihan. Meskipun alergi sunscreen bisa menjadi masalah yang mengganggu. 

Namun bahaya sinar UV dan risiko kesehatan yang terkait dengannya jauh lebih serius. Ini bisa mencakup kanker kulit, penuaan dini, dan kerusakan kulit. Jadi, jangan abaikan perlindungan matahari hanya karena alergi sunscreen.

Jika masalah alergi ini terus berlanjut, atau malah menimbulkan gejala akan masalah kulit lainnya, segeralah berkonsultasilah dengan dokter atau ahli kulit untuk perawatan lebih lanjut.

Selalu prioritaskan perlindungan kulit kamu dari bahaya sinar matahari berlebihan dengan kulit sehat, terawatt dan terlihat awet muda.

 

 

 

 

Posting Komentar